2019: A Year of Changes
- anandapermata

- Aug 27, 2021
- 4 min read
Updated: Sep 7, 2021
one year in a silence with a lot of experiences. starting a new life. learning myself. motivation. ambitions. progress. changes. pray.

Hampir setahun sudah aku tinggal di negeri beruang merah. Banyak hal yang menurutku berubah dari diriku yang baru saja aku sadari sekarang. Semoga berubah menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Awal datang kemari, bulan-bulan pertama, kurasa itu adalah roller coaster bagiku. Bagaimana tidak? Disini, aku belajar untuk mengolah perasaan dan emosi lebih bijak lagi. Well, aku akui, aku seorang Ratu Drama, paranoid, terkadang cendurung pesimis dan sering berpikir negatif. Disini, aku belajar untuk menjadi lebih mandiri lagi. Belajar bagaimana caranya berbaur dengan semua orang yang aku kira mudah ternyata terkadang agak sulit. Sulitnya adalah ketika kita belajar untuk berbaur tetapi dengan perasaan nyaman untuk diri sendiri. Maksudku, terkadang kita masih suka makan hati dalam menghadapi karakter teman kita yang mungkin cukup berlawanan dengan kita.
Perubahan yang terjadi juga banyak. Dari cara berpikir, cara bergaul, cara menyikapi pendapat atau sikap orang terhadap kita, cara mengelola uang agar nggak boros-boros amat (hehe) dan cara berpakaian. Ambisiku atau mungkin lebih tepatnya semangatku kembali membara disini! Bertemu dengan orang-orang yang positif ternyata mampu mempengaruhiku yang sedikit 'negatif' ini. Akhirnya aku membuat banyak mimpi lagi, lebih gemar membaca buku lagi (ini wajib banget).
Baru-baru ini, nggak baru juga sih, mungkin sekitar 2 minggu yang lalu aku baru saja kembali dari Moskow ke Samara. Di sana, aku menjadi relawan untuk Festival Indonesia yang ke-4. Banyak hal yang aku pelajari walaupun mungkin sebenarnya enggak seberapa. Yakni : cara mengendalikan emosi, cara bergaul, cara bekerja dibawah tekanan, dan lain sebagainya. Di sana juga, ternyata aku bertemu dengan banyak orang yang ternyata SANGAT luar biasa. Maksudku, tentunya di Festival Indonesia kita terkadang bertemu dengan pemilik-pemilik perusahaan lokal di Indonesia (entah deh nyebutnya gimana) salah satunya kemarin, aku sempat berbincang ringan di pagi hari sebelum acara festival dimulai dengan pemilik perusahaan Mastin. Masih ingat nggak kalian, tentang lagu yang legendaris itu? Kabar gembira untuk kita semua, kulit manggis kini ada ekstraknya (udah nggak usah nyanyi!).
Beliau berkata kepada kami bahwa mereka membayar royalti kepada Jepang atas lagu itu. Karena ternyata oh ternyata lagu itu dari Jepang :( dan bayaran royaltinya pun sangat besar, tapi maaf ini guys aku lupa nominalnya berapa. Berbincang dengan pebisnis itu menyenangkan. Menurutku, karena mereka terbiasa untuk melihat peluang. Mereka akan memberikan kalian petuah yang mengajarkan kalian melihat sesuatu lebih dari satu sudut pandang. Menyenangkan bukan? Contoh kasus yang beliau tanyakan kepada kami sebagai perempuan (dalam hal ini mengajarkan kami cara melihat sesuatu yang tidak disangka-sangka jawabannya!)
P : Pebisnis
P: "Ini pertanyaan buat kalian-kalian yang perempuan, ya! Kalian pilih mana laki-laki yang kaya atau yang pintar?"
Pertanyaan yang sangat umum, bukan? Coba kalian para pembaca pikirkan juga! Apa jawaban yang kalian pilih? Apakah sebagian besar dari kalian akan memilih laki-laki pintar? Dengan alasan bahwa laki-laki pintar bisa jadi kaya karena ilmu dan laki-laki kaya bisa saja jadi miskin karena belum tentu pintar? Hmm... Ada benarnya juga, tetapi dengarkan pendapat Beliau tentang hal ini!
P : "Kalau laki-laki kaya sudah pasti pintar. Tapi, laki-laki pintar belum tentu kaya!"
Sontak kami semua bingung. Saling menatap satu sama lain. Berpikir sejenak dan mengangguk. Kalau dipikir-pikir, iya juga, ya! Para pebisnis kaya dan hebat tidak mungkin bodoh! Begitulah akhirnya Beliau menjelaskan kepada kami. Wow, aku belajar hal baru untuk berfikir dari perspektif yang berbeda! Bisa jadi, peluang ada di sana! Juga, Beliau berpesan, selama kita masih muda, gunakanlah masa muda kita untuk mencoba semua hal baru yang menarik perhatian kita dan ciptakan hal baru! Mulailah! Jangan diam saja!
Tidak hanya pebisnis, sesama teman mahasiswa yang datang dari Jakarta atau pun berkuliah di Rusia, beberapa dari mereka ternyata orang-orang yang luar biasa! Orang-orang yang positif! Bersyukur sekali aku bisa bertemu, berkenalan, berbincang, tukeran ig (hehehe) dan masih banyak lagi. Hingga, akhirnya aku tahu siapa mereka. Ada yang punya blog menulis dan akhir-akhir ini aku gemar sekali membacanya! Dia menceritakan semua perjuangannya meraih mimpi-mimpinya dan itu memotivasiku! Lihat dia sekarang! Usahanya membuahkan hasil! Aku ingin seperti dia! Selalu belajar dan tidak pantang menyerah.
Aku juga bertemu dengan teman yang sama-sama mempunyai mimpi! Senang rasanya bisa bertukar cerita-cerita tentang masa depan masing-masing. Ada yang mau kuliah di Belanda, ada yang mau ke Jerman! Asyik kan, kalau misalkan suatu hari nanti aku mendapat kesempatan berkuliah di sana, aku punya teman, deh! Do'akan saja ya teman-teman supaya tercapai, aamiin!
Satu hal lagi yang aku pelajari saat merantau! Kenapa ya dulu aku tidak sering bantu-bantu bersih-bersih rumah! Dulu terkadang kalau disuruh bantuin beres-beres rumah, malah pasang muka cemberut dengan alasan capek lah ini lah itu lah. Padahal mungkin aku cuma mau malas-malasan waktu itu. Maafin aku ya, Ma :(
Di sini, aku harus bisa membagi waktu dengan sempurna. Mungkin, di sini aku lebih capek. Kemana-mana jalan kaki, naik angkutan umum, jaraknya jauh-jauh, nggak punya motor, kalau gocar mulu aku bisa bangkrut, jarak kampus ke rumah lumayan juga, belum lagi kalau musim dingin, musim panas juga panas banget, pulang harus masak sendiri, beli bahan makanan sendiri, harus belajar. Tuhkan double. Dulu, aku nggak secapek ini kan waktu di Indonesia, makanya harusnya dulu aku bantu-bantu bersih-bersih rumah. Itu sih, yang aku sesalin, hehehehe. Well, saatnya untuk mensyukuri apa yang ada hari ini! Akhirnya, aku sadar kesalahanku itu apa.
Semenjak disini, aku juga jarang banget update di sosial media, karena enggak tau juga apa yang mau di upload. Palingan juga aku buka instagram kalau lagi gabut atau nggak ada kerjaan untuk liat snapgram teman-temanku. Mereka lagi apa ya? Ada kabar apa, ya? Liat-liat memes, gambar dan video kucing, atau liat Facebook untuk ngecek grup kampus, kali aja ada pengumuman penting. That is why a lot of silence but I love it, coz I can focus on myself.
Sekarang yang mau aku lakukan adalah belajar bahasa Rusia dengan baik dan benar lagi (memperdalam) juga bahasa Inggrisku ingin kuperdalam. Setelah itu, menyusul dengan bahasa-bahasa berikutnya! Karena, belajar bahasa asing adalah hobiku (?). Aneh memang, tetapi ya sudahlah.
Setelah mendapatkan ambisi dan motivasi untuk mulai membaca buku-buku tentang ilustrasi pesawat-pesawat perang dan dasar-dasar aerodinamika, saatnya aku menikmati proses dan jangan lupa, berdo'a. Semoga Yang Maha Kuasa mengizinkan dan menguatkan aku, aamiin. Mohon do'anya yaa teman-teman.
Sampai jumpa di lain kesempatan!


Comments